Kamis, 23 Juni 2011

Harga Daging Sapi Diperkirakan Cuma Naik 5-10%

Jakarta - Pemerintah begitu yakin kenaikan harga daging menjelang puasa dan lebaran 2011 hanya berkisar 5-10%. Perhitungan kenaikan sebesar itu memang biasa terjadi di bulan-bulan tersebut, namun belum menghitung implikasi dampak distopnya suplai sapi hidup dari Australia.

"Seperti biasa menjelang puasa dan lebaran 5-10% karena ini pola musiman," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam jumpa wartawan di kantornya Kamis (16/6/2011).

Kenaikan harga ini menurut Mari, karena meningkatnya permintaan daging hingga mencapai 20% pada bulan puasa dan hari lebaran yang tahun jatuh pada bulan Agustus-September 2011. "Menjelang puasa nanti ada kenaikan permintaan 20%," ujarnya.

Mari mengingatkan kembali, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kelangkaan stok daging menjelang puasa dan lebaran karena stok dalam negeri masih mencukupi, termasuk untuk daging sapi beku maupun sapi yang hidup untuk disembelih.


"Kita tidak harus khawatir dampak penghentian sementara, stok dalam negeri lebih dari cukup untuk daging dan juga sapi bakalan yang siap untuk dikonversi untuk jadi daging segar," tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau harga daging sapi di pasar lokal agar tidak terjadi kenaikan harga daging di pasaran yang akan mencemaskan konsumen. "Jadi ini yang akan kita pantau terus, seperti biasa menjelang puasa dan lebaran. Daging itu harus cukup dan gejolak harga tidak terjadi," imbuhnya.





sumber :http://finance.detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar